Tuesday, 23 May 2017 23:18:00

8 Hal yang Harus dipersiapkan untuk Memulai Usaha Ternak Burung Merpati

Advertisement

8 Hal yang Harus dipersiapkan untuk Memulai Usaha Ternak Burung Merpati - Tahukah Anda jika merpati dapat dijadikan lahan bisnis? Jika Anda suka dengan burung yang satu ini, tak ada salahnya untuk menjalankan usaha ternak burung merpati. Biasanya orang menggunakan merpati potong untuk diternakkan. Nantinya merpati tersebut akan dibeli oleh restoran atau pun rumah makan dan dimasak menjadi hidanga yang lezat.

Tidak sulit kok untuk membudidayakan burung merpati ini, Anda hanya perlu melakukan beberapa persiapan untuk memulai bisnis berternak merpati:

1. Teliti merpati yang Anda beli

Pastikan kesehatan dari burung merpati yang akan Anda beli. Cirinya adalah merpati merpati memiliki bulu yang bagus, saat Anda menangkapnya ia akan melakukan perlawanan sekuat tenaga, bagian sayapnya juga baik-baik saja dan tidak turun sebelah.

Usaha Ternak Burung Merpati

2. Cermati usia burung merpati yang Anda beli

Sebaikanya Anda juga tidak memilih burung merpati yang sudah tua. Ciri-cirinya yaitu daging yang ada paruhnya tebal, ada kerutan di bagian lupang hidung, serta jika Anda mencermati dengan baik paruhnya tidak lagi mengkilat.

3. Perhatikan burung sewaktu dalam sangkarnya

Trik meilih burung yang baik berikutnya adalah memperhatikan burung tersebut ketika masih berada dalam sangkar. Jika sewaktu Anda membeli ada banyak burung yag berada pada satu sagkar, Anda lebih baik mundur dan mengawasi dari jarak yang tidak terlalu dekat. Dari jarak yang agak jauh jauh tersebut, perhtaikan tingkah laku burung merpatai, ada satu merpati yang memiliki sifat mendomaminasi dan menjadi raja dalam kelompok tersebut. Anda pun bisa langsung memilihnya.

4. Kenali ciri-ciri pejantan dan betina

Beternak burung merpati, Anda harus belajar untuk membedakan yang mana yang jantan dan juga betina. Untuk membedakannya sebenarnya cukup mudah, pejantan biasanya memiliki leher dengan ukuran yang lebih besar serta kepala yang panjang dengan paruh yang agak tipis, pejantan memiliki bulu-bulu yang mengkilap, apabila didekat dengan burung merpati lain, ia akan mendekur atau berkutut.

5. Menyiapkan kandang

Setelah mendapatkan burung merpati yang bagus, Anda perlu menyiapkan kandangnya. Anda dapat membuat kandang merpati 60 cm x 60 cm x 50 cm untuk satu kolongnya dan membuat beberapa kolong sekaligus dengan panjang 12,5 m dan memiliki lebr 2,5 m. Dengan ukuran tersebut Anda telah membuat 25 kolong dengan susunan 4 tingkat. Satu kolong tersebut nantinya bisa ditinggali oleh sepasang merpati.

Anda juga bisa membuat kandang tanpa sekat bagi merpati remaja, yaitu dengan menyiapkan kadang berukuran lebar 2,5 m serta panjang 10 m yang dapat menampung 280 burung merpati. Namun, setelah mereka dewasa dan sudah waktunya bertelur Anda pun harus memisahakan dan menyediakan kandang khusus. Setelah bertelur, telur-telur tersebut harus harus ditempatkan pada mesin tetas sampai 3 minggu lamanya. Setelah menetas, Anda harus menyiapkan kandang lain untuk bayi-bayi merpati. Merpati akan siap dipotong pada usia 24 hari dengan berat mencapai 650 gr – 750 gr. Jika Anda ingin menjadikan salah satu merpati sebagai induk, Anda harus menunggu hingga 3- 4 bulan.

6. Cara ternak burung merpati

Cara mengembang biakkan merpati menjadi semakin banyak yang akan membuat usaha ternak burung merpati Anda memiliki kemajuan sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan Anda bisa telaten dalam merawatnya. Ada 2 metode yang biasnya dipakai peternak dalam memperlakukan hewan tersebut, pertama dengan sistem kurung. Merpati akan dibiarkan berada di dalam kandang. Satu kandang yang diisi oleh sepasang merpati akan membuat betina bertelur dan mengrami elurnya dalam sangkar serta menetas disana pula.

Advertisement

Tak terasa kandang pun sudah memiliki penghuni lain, namun cara ini dinilai kurang maksimal karena merpati sebenarnya merupakan hewan yang suka bersosialisasai. Terus berada dalam satu tempat dapat membuat burung tersebut tertekan. Jika Anda tetapp ingin memilih cara ini, usahakan untuk memperbesar sangkar agar merpati memiliki ruang gerak yang lebih bebas.

Cara berikutnya adalah dengan sistem lepas kandang. Sistem ini akan membuat merpati lebih bebas dan dapat mondar-mandir sesuka hati. Namun, yang perlu Anda tahu jangan dulu melepas merpati yang baru dibeli dari pasar. Terlebih dulu kurung merpati di dalam sangkarnya selama satu hari dan tak lupa menyediakan makannya pula. Lakban bagian sayapnya supaya dia tidak dapat terbang untuk sementara waktu dan hanya bisa berjalan saja, hati-hati ketika melakban jangan sampai merusak bulu-bulunya.

Nah, ketika malam hari burung akan keluar dari sangkar dan melihat sekelilingnya, ia akan mulai beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Ketika Anda sudah merasa bahwa burung sudaah betah di tempat anda, barulah Anda bisa melepas lakban tersebut. Biasany merpati akan mulai nyaman dengna tempat tinggalnya ketika sudah bertelur dan melahirkan ndi tempat tersebut. Anda juga bisa meluangkan waktu untuk melatihnya agar bisa pulang sendiri ke rumah.

7. Pahami cara mengawinkan burung merpati

Anda tentuny proses kawin burung merpati yang berhasil nantinya akan membuat Anda memiliki merpati yang lebih banyak dan membuat usaha ternak burung merpati memiliki keuntungan yang lebih besar. Nah, tips untuk mengawinkan merpati adalah mengumpulkan merpati dalam kandang selaa satu minggu. Itu akan memungkinkan merpati saling berkenalan dan menemukan pasangannya. Merpati yang telah memutuskan untuk berpasangan tidak akan berpisah satu dengan yang lainnya dan Anda hanya perlu menunggu betina bertelur. Ketika betina sudah mulai akan bertelur, juga ada tanda-tanda yang harus perhatikan. Biasanya pejantan akan mengikuti kemana pun betinanya pergi.

Untuk membantu merpati tersebut menyiapkan kelahiran, Anda bisa menaruh kayu-kayu kecil, jerami serta lidi, dan apa pun yang bisa dipakai merpati untuk membuat sarang untuk mengerami telurnya. Anda dapat menaruh benda-benda itu di sekitar tempat yang biasa dilewati oleh merpati, biasanya burung tersebut akan lebih peka terhadap keberadaan benda-benda itu ketika sedang membutuhkannya.

Merpati biasanya hanya menghasilkan 2-3 telur saja karena itulah Anda perlu menyiapkan beberapa pasang merpati agar usaha ternak burung merpati Anda meningkat. Ketika mengerami telurnya, merpati membutuhkan waktu 19-22 hari agar telur tersebut menetas. Ketika telur sudah menetas, beri makan merpati dengan jagung halus karena induknya akan menyuapi bayinya dengan makanan tersebut.

8. Pasarkan burung merpati kepada pembeli

mencari tahu dimana Anda bisa menjual burung merpati tersebut merupakan hal paling penting. Anda bisa menjalin kerja sama dengan rumah makan langsung apabila Anda memilih beternak merpati potong untuk dimakan, Anda pun juga bisa menjual merpati hidup di pasar burung.

Nah, itulah 8 hal yang bisa Anda persiapkan ketika memulai usaha ternak burung merpati. Jika Anda juga meyukai keberadaan burung tersebut, akan sangat menyenangkan menjalankan bisnis ini. Anda bisa memperoleh keuntungan sekaligus menjalankan hobi memelihara burung merpati. Bagaimana, Anda siap untuk memulai usaha ini?

Menjalankan bisnis / usaha ternak burung merpati gampang-gampang susah, 8 tips berikut ini semoga bisa memberikan gambaran awal sebelum memulai. Category: Usaha Modal Kecil, Usaha Rumahan. Tagged with: , , . Terms: kandang ternak merpati balap, apa saja yang harus disiapkan untuk ternak kambing, beternak merpati, usaha dagang burung dara, 8 hal yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha ternak burung merpati.
error: Content is protected !!