Monday, 24 April 2017 12:00:36

10 Tips Sukses Usaha Ternak Kambing Potong

Advertisement

10 Tips Sukses Usaha Ternak Kambing Potong - Beternak kambing potong merupakan salah satu ide bisnis yang patut untuk Anda pertimbangkan. Kambing potong nantinya akan diolah menjadi masakan yang lezat dan banyak digemari oleh masyarakat. Semakin tinggi permintaan kambing potong tentunya menjadikan usaha ternak kambing potong sebagai salah satu bisnis yang menggiurkan untuk dijalani. Bagi Anda yang berminat menggeluti usaha ini, berikut ini 10 tips yang bisa Anda terapkan:

1. Pilih bibit yang berkualitas

Yang pelu Anda siapkan terlebih dulu dan merupakan hal penting adalah bibit atau pejantan dari kambing yang akan diternak. Dengan memilih pejantan yang sehat dan bagus usaha ternak kambing potong Anda akan lebih cepat maju karena bibit yang bagus akan menghasilkan keturunan yang baik pula. Adapun ciri-ciri pejantan dengan kualitas baik adalah biasanya berbulu mengkilap. Anda pun harus memilih bibit betina yang juga berkualitas karena nantinya anak akan meniru kedua induknya, jika memilih kambing betina pilih yang tidak terlalu gemuk.

2. Pahami waktu kawin

Anda harus tahu kapan waktu yang tepat untuk kambing Anda berkembangbiak. Biasanya kambing akan mulai menunjukkan tanda-tanda menyukai lawan jenisnya ketika telah berusia 8 bulan. Adapun tandaya biasanya adalah berkurangnya nafsu makan, ekor akan sering digerakkan untuk menarik perhatian, dan lain-lain.

Usaha Ternak Kambing

3. Pahami penanganan proses melahirkan

Ketika perkawinan berhasil dan kambing betina mengandung, maka selanjutnya Anda harus menunggu tibanya waktu melahirkan. Ketika perut kambing betina telah membesar dan sudah sangat dekat dengan waktu melahirkan, Anda harus berjaga-jaga agar proses kelahiran tersebut bisa ditangani dengan baik sehingga bayi kambing bisa lahir dengan selamat yang akan membuat usaha ternak kambing potong Anda bertambah banyak. Biasanya kambing betina yang sudah akan melahirkan nampak gelisah dan menggaruk-garuk tanah di kandang dengan kakinya.

4. Merawat anak kambing dengan baik

Dengan adanya anak-anak kambing yang lahir berarti akan membuat usaha Anda maju pesat. Momen tersebut merupakan momen yang membahagiakan bagi peternak kambing potong. Meski begitu, Anda juga harus berusaha lebih keras ketika telah memiliki anak-anak kambing tersebut, sebab memperlakukannya tentu saja berbeda dengan kambing yang telah dewasa. Anda perlu memastikan induk kambing menyusui anak-anaknya. Terkadang ada saat ketika induk tersebut tidak mau menyusui, jika begitu Anda juga harus membuatkan susu buatan untuk anak-anak kambing.

5. Pahami lama penyusuan

Lama penyusuan anak-anak kambing kepada induknya juga harus Anda pahami dengan baik supaya anak-anak kambing dapat tumbuh sehat dan tidak kekurangan gizi. Standar lama penyusan kambing potong biasanya 2 – 3 bulan. Akan tetapi, peternak tradisional biasanya memberikan waktu penyusuan yang lebih lama yaitu sekitar 6 bulan.

6. Pahami usia kambing

Memahami usia setiap kambing yang Anda miliki juga penting dilakukan. Hal itu bertujuan agar dapat mengerti kebutuhan kambing dan tepat dalam perawatan serta menyediakan pangan sesuai dengan usianya. Tidak terlalu sulit untuk mengetahui usia mereka, Anda hanya perlu memperhatikan jumlah gigi yang dimiliki kambing. Semakin banyak gigi kambing anda, maka menunjukkan bahwa usinya semakin tua.

7. Pemberian pakan yang sesuai

Pemberian pakan yang sesuai juga harus Anda cermati agar usaha ternak kambing potong Anda berjalan lancar. Sebaiknya Anda memberikan pakan yang sesuai dengan usia dan kondisi dari kambing. Ketika masih anak-kambing membutuhkan susu dari induknya. Setelah dewasa berikan kambing satu bagian daun serta 3 bagian rumput.

Advertisement

Kambing yang akan dikawinkan membutuhkan energi ekstra sehingga perlu 2 bagian daun serta 3 bagian rumput. Ketika kambing sedang dalam kedaan mengandung juga memerlukan makanan bergizi tinggi yaitu 3 bagian daun dan 3 bagian rumput. Sebaiknya pemberian pakan utama seperti tumbuh-tumbuhan dilayukan terlebih dahulu dengan dijemur di bawah terik matahari selama 2 – 3 jam yang berujuan agar racun yang melekat dalam tanaman menghilang.

Selain pakan utama, Anda juga dapat memberi pakan tambahan berupa capuran dari ampas tahu, ketela pohon, dan bekatul. Dengan perbandingan ampas tahu dan bekatul masing-masing 40% dan ketela pohon 20% yang kemudian dicacah menjadi satu. Menyiapkan air untuk minuman kambing juga perlu Anda perhatikan. Bagaimana pun air juga mengandung mineral yang diperlukan oleh kambing-kambing Anda agar tetap sehat. Jadi, selalu kontrol kebutuhan air bersih yang sangat diperlukan hewan ternak yang Anda miliki.

8. Siapkan kandang yang nyaman

Kandang merupakan tempat kambing itu tinggal. Jadi, kandang juga harus dijaga dengan baik kualitasnya dengan memperhatikan beberpa unsur. Yang pertama, luas kandang harus sesuai dengan jumlah kambing yang akan menenmpatinya sehingga kambing betah dan tidak penuh sesak berada di dalam. Kedua, usahakan mendirikan kandang di tempat yang selalu bisa Anda awasi, itu diperlukan agr Anda segera tahu apabila ada masalh dengan kambing-kambing anda, jangan lupakan pula kalau Anda harus memastikan tempat itu memang benar-benar aman sehingga Anda bisa tenang menaruh kambing-kambing Anda disana. Ketiga adalah, dekat dengan pencarian pakan. Usahakan hal tersebut agar Anda tidak mengalami kerepotan.

Selain berada di kandang, perlu Anda ingat bahwa kambing juga butuh berada di luar ruangan. Jika modal Anda cukup, sewalah sebidang tanah untuk meletakkan kambing-kambing Anda selain memiliki kandang utama. Berada di luar juga dibutuhkan kambing agar tetap sehat.

9. Pahami resiko penyakit

Anda harus tahu bahwa memelihara binatang juga memiliki resiko hewan ternaknya terkena penyakit. Dengan memahami jenis penayakit pada kambing berarti Anda sudah mempersiapkan dengan baik apa yang akan dilakukan jika kambing Anda terkena hal tersebut. Beberapa penyakit yang biasanya dialami kambing, seperti: diare, cacingan, keracunan, kudis, dan sebagainya. Jika hal itu terjadi Anda dapata memberikan obat dalam bentuk herbal maupun pertolongan medis.

Cara terbaik agar kambing Anda tidak gampang sakit adalah dengan emelakukan perawatan semaksimal mungkin. Anda harus rajin memotong kukunya, memberikan obat cacing secara rutin, mencukur bulu-bulu yang telah panjang, Anda pun bisa mengunjungi dokter hewan secara berkala untuk mendapatkan masukan. Jangan lupa belajar dengan orang yang telah lebih dulu menjalankan bisnis tersebut.

10. Menjual kambing potong

Ketika Anda telah memiliki banyak kambing, maka Anda harus mencari tempat atau orang yang bisa diajak kerja sama untuk menjual kambing-kambing tersebut. Kambing potong biasanya dijual ketika berumur 1-1,5 tahun yaitu saat kambing memiliki berat ideal dan ukurannya sudah tidak bisa bertambah lagi. Dengan menjaul kambing dalam keadaan terbaiknya maka keuntungan yang didapat juga akan lebih besar.

Itulah 10 tips sukes menjalankan usaha ternak kambing potong yang dapat Anda lakukan. Dalam menjalankan bisnis ini diperlukan kesabaran dan ketelatenan mengurus kaambing-kambing hingga siap untuk dijual dan menghasilkan keuntungan. Jadi, jangan menyerah dengan kegagalan-kegalan kecil yang menghadang anda. Teruslah berusaha dan beelajar untuk menjadi peternak kambing potong yang hebat dan sukses.

Usaha ternak kambing potong termasuk salah satu peluang bisnis yang cerah, mengingat kebutuhan akan kambing terus meningkat. Category: Usaha Modal Kecil. Tagged with: , , . Terms: 10 tips sukses usaha ternak kambing potong.
error: Content is protected !!